Travel Bertanggung Jawab
Setiap perjalanan Expediso dibangun di atas keberlanjutan, kemitraan komunitas, dan rasa hormat pada tempat yang kami kunjungi.
Cara Kami Berwisata Bertanggung Jawab
Wisata Berbasis Komunitas
Kami bermitra langsung dengan komunitas lokal: pemandu, perajin, pemilik homestay, memastikan pendapatan wisata tetap di desa.
Itinerari Low-Impact
Setiap rute, aktivitas, dan akomodasi dipilih dengan pertimbangan jejak lingkungan minimal.
Pengurangan Sampah
Kami menjalankan workshop pengelolaan sampah dan menerapkan kebijakan tanpa plastik sekali pakai pada semua program.
Hormat Budaya
Kami brief setiap wisatawan tentang adat lokal, dress code, dan etiket sebelum mengunjungi situs sakral atau sensitif budaya.
Dampak Ekonomi Langsung
Lebih dari 3.200 pemandu lokal, perajin, dan anggota komunitas telah dibayar langsung melalui program Expediso.
Program Konservasi
Kemitraan konservasi aktif di 5 provinsi, dari restorasi terumbu karang hingga perlindungan penyu.
Jadilah Wisatawan yang Bertanggung Jawab
Kami meminta setiap wisatawan dalam program Expediso untuk memegang prinsip ini. Bukan sebagai batasan, tapi sebagai komitmen bersama menjaga tempat dan orang-orang yang membuat Indonesia luar biasa.
- 01Hormati budaya lokalBerpakaian sesuai, izin sebelum memotret, perhatikan adat.
- 02Dukung usaha lokalBeli dari perajin lokal, makan di warung keluarga, beri tip pemandu.
- 03Tidak meninggalkan jejakBawa pulang sampahmu, hindari plastik sekali pakai, jangan ganggu satwa liar.
- 04Jadilah pembelajar, bukan sekadar turisBerinteraksi dengan komunitas dengan rasa ingin tahu dan kerendahan hati.
- 05Berwisata dengan niatPahami tujuan perjalananmu dan bawa pulang dampaknya.
Belajar Sambil Berwisata
Program Experiential Learning Trip kami membawa peserta masuk dalam kehidupan komunitas nyata, dari observasi ke partisipasi aktif.
Belajar Budaya Baru
Hadiri upacara, pelajari kerajinan tradisional, dan pahami nilai yang membentuk setiap komunitas.
Belajar dengan Komunitas Lokal
Bekerja bersama petani, nelayan, dan penenun, memahami mata pencaharian melalui partisipasi langsung.
Konservasi Lingkungan
Berpartisipasi dalam reboisasi, transplantasi karang, dan program monitoring satwa liar yang dipimpin pakar lokal.
Belajar di Desa Lokal
Tinggal di desa tradisional, makan bersama keluarga lokal, dan dapatkan perspektif untuk seumur hidup.